Sumenep, klix.co.id – Perkembangan batik tulis di Kabupaten Sumenep yang semakin berkembang menjadi perhati Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.
Menurutnya, sekarang perajin batik tidak hanya pada kalangan orang tua namun generasi muda juga mulai tertarik. Terbukti dengan munculnya corak baru yang mampu memikat konsumen manca negara.
“Untuk menjaga kelestaria budaya bangsa kami akan terus meningkatkan kesejahteraan para pengrajin, dan kami terus mencetak para pengrajin batik tulis yang muda di Kabupaten Sumenep ini,” kata Achmad Fauzi, Rabu (26/6/2024).
Bupati Kabupaten Sumenep menyebutkan, salah satu produsen batik yang berani mengembangkan motif dan corak baru ialah “Canteng Koneng”. Bahkan batik karya pemuda asli Kabupaten Sumenep ini pernah dikenakan Presiden RI Joko Widodo.
Lanjut Achmad Fauzi, perajin batik perlu terus mendapatkan dukungan, sehingga dapat terus berkarya secara maksimal. Tidak kalah penting untuk melestatikan warisan budaya lokal.
“Batik pola yang diciptakan Canteng Koneng salah satunya sudah banyak di pakai oleh pejabat, pengusaha di indonesia, bahkan Presiden. Ini batik generasi muda dan rata-rata yang membatik kalangan pemuda,” tegas Achmad Fauzi.
Owner Canteng Koneng Didik Hariyanto mengaku, bergelut di dunia membatik memang banyak tantangannya. Namun itu bisa dilewati dengan kegigihan serta keseriusan.
“Banyak yang kita lakukan, pertama kita memanggil mereka yang ingin bekerja, kita ajari mereka kita bayar mereka, kedua kita juga aktif dengan pemerintah untuk memberikan pelatihan,” ucap Didik.
Diungkapkan, seiring dengan berkembangnya jumlah pesanan saat ini sudah mulai banyak pihak untuk melakukan studi banding dengan tujuan agar bisa mengetahui cara menghasilkan batik berkualitas.
“Kita mengedepankan kualitas, karena dengan kualitas yang baik konsumen tentu akan sangat puas. Kita selalu terbuka dan selalu memberikan edukasi yang terbaik bagi semua pihak yang ingin tahu dan belajar tentang batik,” pungkas Didik. (poenk/luth)
