Klix.co.id, SUMENEP – Prestasi akademik alhamdulillah ditorehkan oleh Dr. Ach. Puniman, M.Pd.I. melalui pelaksanaan Ujian Terbuka dan Sidang Promosi Doktor Pendidikan Agama Islam di Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto hari ini Jumat, 28 Agustus 2026 Dalam ujian tersebut, Dr. Ach. Puniman berhasil mempertahankan disertasinya dan memperoleh *predikat Cumlaude*.
Ujian terbuka yang berlangsung di Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan akademik Dr. Ach. Puniman. Disertasi yang dipertahankan mengangkat tema strategis dan relevan dengan kebutuhan pendidikan Islam di era keberagaman, khususnya dalam membangun karakter religius mahasiswa.
Dr. Ach. Puniman, mengatakan, Disertasi tersebut berjudul “MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MODERAT DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS MAHASISWA: Studi Multi Kasus di Universitas Annuqayah Sumenep dan Universitas Wiraraja Madura.”
“Penelitian ini mengkaji secara mendalam bagaimana pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis nilai-nilai moderasi Islam dapat dikembangkan dan diimplementasikan dalam membentuk karakter religius mahasiswa. Pendekatan penelitian menggunakan studi multi kasus dengan mengambil lokasi penelitian di Universitas Annuqayah Sumenep dan Universitas Wiraraja Madura,” ucapnya.

Menurutnya, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam moderat memiliki peran penting dalam membangun karakter mahasiswa yang religius, toleran, adil, seimbang, terbuka terhadap perbedaan, serta mampu hidup berdampingan dalam masyarakat yang plural.
“Nilai-nilai _wasathiyah_ menjadi salah satu fondasi penting dalam model pembelajaran yang dikembangkan. Moderasi Islam tidak hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi juga diintegrasikan melalui proses pembelajaran, keteladanan, pembiasaan, budaya akademik, serta lingkungan perguruan tinggi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dekan FKIP Universitas Wiraraja, Dr. Ach. Puniman mengatakan, Studi di Universitas Annuqayah menunjukkan kuatnya pengaruh tradisi pesantren dalam membentuk pemahaman Islam moderat mahasiswa. Sementara itu, Universitas Wiraraja menunjukkan penguatan nilai moderasi melalui pembelajaran PAI dan budaya akademik perguruan tinggi yang terbuka terhadap keberagaman.
Temuan tersebut menegaskan bahwa pembentukan karakter religius mahasiswa membutuhkan proses pendidikan yang integratif. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Moderat perlu menghubungkan aspek pengetahuan keagamaan dengan sikap, nilai, dan praktik kehidupan mahasiswa.
“Disertasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan keilmuan Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam merancang pembelajaran yang mampu memperkuat karakter religius sekaligus menumbuhkan sikap moderat, toleran, dan menghargai keberagaman di lingkungan perguruan tinggi,” imbuhnya.
Keberhasilan menyelesaikan pendidikan doktoral dengan predikat *Cumlaude* menjadi capaian penting bagi Dr. Ach. Puniman. Lebih dari sekadar pencapaian akademik, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan Islam dan pembentukan generasi mahasiswa yang religius, berkarakter, moderat, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. (luth)
