Klix.co.id, SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, melakukan kunjungan ke Kantor Samsat Sumenep, Jumat (17/4/2026), sebagai bentuk keseriusan Pemekab dalam mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor (ranmor) demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kunjungan tersebut, sekaligus menjadi upaya memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan pajak kendaraan.
“Kami sengaja datang ke Samsat untuk mempererat sinergitas. Target PAD yang telah ditetapkan harus dicapai dengan kolaborasi yang kuat,” ujar Kiai Imam.
Wabup Kiai Imam, mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan Samsat Sumenep dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui program jemput bola, Samsat masuk desa, sekolah, hingga pesantren.
Program jemput bola tersebut, dinilai sangat membantu. Bukan bukan hanya sekadar penagihan, melainkan juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya taat pajak.
“Langkah tersebut terbukti efektif, tidak hanya dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak, tetapi juga sebagai sarana edukasi kepada masyarakat,” tuturnya.
Selain itu, pemerintah juga terus rutin melakukan operasi gabungan untuk menertibkan administrasi kendaraan bermotor di lapangan.
“Ini bukti keseriusan pemerintah. Kami idak hanya memberikan himbauan, tetapi kami juga hadir langsung untuk memastikan masyarakat patuh terhadap aturan,” tegasnya.
Lebih Lanjut, Kiai Imam, mengimbau masyarakat agar disiplin membayar pajak kendaraan secara berkala. Ia juga mendorong pemilik kendaraan berpelat luar daerah yang beroperasi di Sumenep untuk segera melakukan proses balik nama.
“Jika kendaraan digunakan di Sumenep, sebaiknya segera balik nama. Ini bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya. (poenk)
