Klix.co.id | Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus menggelar operasi pasar selama Ramadan 1446 H. Hari ini, Tim TPID Sumenep menggelar operasi pasar di sejumlah kecamatan,bekerja sama dengan Bulog Cabang Madura. Kali ini digelar di Kecamatan Pragaan.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih murah dari pasaran.diantaranya, beras SPHP dengan harga Rp58 ribu per 5 kg dan beras slip super sebanyak setengah ton dengan harga Rp71 ribu per 5 kg, gula GMM dijual Rp17.500 per kg, Minyak Kita sebanyak dijual Rp15 ribu per liter, dan Minyak Goreng Kita dijual Rp17.500 per liter.
Kabag Perekonomian dan SDA Pemkab Sumenep, Dadang Dedy Iskandar, mengatakan, operasi pasar kali ini merupakan yang keempat kalinya selama Ramadhan 1446 H.
“Operasi pasar ini untuk menekan harga dan menjaga daya beli masyarakat menjelang Idul fitri,” katanya (12/03/2025).
Melalui Operasi Pasar ini, Pemkab Sumenep ingin memastikan di tengah lonjakan harga di pasaran, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Langkah ini merupakan upaya Kami untuk memastikan masyarakat sumenep mendapatkan bahan pokok dengan harga sesuai harapan, jelasnya.
Lebih lanjut Dadang menjelaskan, Selain operasi pasar, pemerintah juga menggelar Gerakan Pangan Murah yang dilakukan oleh Dinas Pertanian yang menghadirkan berbagai komoditas pangan seperti telur, daging ayam ras, cabai, tomat, dan bawang merah dengan harga lebih rendah dari harga pasar.
“Melalui operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah ini, kami pemerintah berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi bagi masyarakat dalam menghadapi lonjakan harga bahan pokok dipasaran, ” tandasnya.
Operasi pasar yang digelar di Kecamatan Pragaan ini disambut antusias oleh masyarakat. Warga berbondong-bondong datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.
“Alhamdulillah l, Operasi pasar yang digelar Pemkab Sumenep ini Sangat membantu kami sebagai rakyat kecil, karena harganya jauh lebih murah di banding di pasaran yang cukup tinggi,” kata Ibu Ida, salah sorang warga.
Untuk diketahui, Operasi pasar yang dilakukan Pemkab Sumenep ini, akan digelar hingga menjelang Idul fitri. Langkah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat. (luth/poenk)
