Close Menu
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Opini
  • Olahraga
  • Video
  • Trending

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Syafwan Wahyudi; Serapan Tembakau Lokal Jadi Kunci Kesejahteraan Petani

27 Juli 2026

Bupati Sumenep; “Kalender Event” 2026 Sukses Dongkrak Perkembangan di Berbagai Sektor

22 Juli 2026

Bupati Sumenep; Transformasi Pertanian Modern penting diterapkan dalam Perkuat Ketahanan Pangan

22 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • World
  • Science
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram
Klix
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Opini
  • Viral
Klix
Home » Lestarikan Lingkungan, HCML Tanam 2.000 Cemara Udang di Gili Raja

Lestarikan Lingkungan, HCML Tanam 2.000 Cemara Udang di Gili Raja

adminBy admin17 Oktober 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest Telegram Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Klik.co.id – SUMENEP, CNOOC Madura Limited (HCML), salah satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) industri hulu minyak dan gas bumi, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program penghijauan bertajuk “Rawat Tanam SKK Migas-HCML”. Aksi ini dilakukan dengan penanaman 2.000 bibit cemara udang di Pantai Beringin, Desa Banmaleng, Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, perangkat desa, hingga masyarakat sekitar. Kehadiran banyak pihak diharapkan memperkuat kolaborasi dalam menjaga lingkungan pesisir yang rentan abrasi.

Senior Officer Site Relation HCML, Angga Nugraha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan perusahaan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan sekitar wilayah kerja migas.

“Ini adalah acara rutin tahunan. Saat ini kita tanam 2.000 bibit cemara udang. Harapannya bisa memberi manfaat secara ekonomi dan pariwisata bagi Desa Banmaleng,” kata Angga usai kegiatan penanaman.

Angga menjelaskan, pemilihan cemara udang dilakukan berdasarkan karakteristik wilayah pesisir yang cenderung kering dan tandus. Cemara udang dinilai memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan jenis tanaman lainnya.

“Cemara udang lebih tahan di tanah kering, jadi kemungkinan besar bisa tumbuh dan tidak mati di tengah jalan,” tambahnya.

 

Selain cemara udang, HCML sebelumnya juga telah melakukan penanaman berbagai jenis pohon lain seperti mangrove, alpukat, dan bidara di sejumlah titik wilayah kerjanya. Penanaman tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Apa yang ditanam ini tentu harus dirawat agar bisa memberikan manfaat. Harapan kita, masyarakat terlibat dalam perawatan dan menjaganya,” kata Angga.

Salah seorang warga Desa Banmaleng, Halim, menyambut positif kegiatan penghijauan tersebut. Menurutnya, keberadaan cemara udang sangat penting untuk menahan abrasi dan memiliki potensi wisata yang besar ke depannya.

“Kalau sudah besar, cemara udang bisa jadi tempat wisata. Pantai jadi rindang, ekonomi warga juga bisa meningkat,” ungkap Halim.

Ia berharap program seperti ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus berlanjut secara masif dan berkesinambungan di masa mendatang. Dirinya juga berterima kasih karena SKK Migas-HCML telah memberikan perhatian bagi Gili Raja.

Penghijauan di kawasan pesisir seperti Pantai Beringin dinilai strategis untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis ekowisata.

“Sebagai warga jelas senang ada perhatian dari HCML. Semoga ini memberikan banyak manfaat untuk jangka panjang,” imbuhnya.

Program “Rawat Tanam SKK Migas-HCML” menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Kegiatan tersebut juga digelar untuk mendukung Festival Pesisir 2025. Festival ini telah terselenggara selama tiga tahun berturut-turut. Festival Pesisir pertama digelar di Pulau Mandangin, Sampang, kemudian di Pulau Gili Iyang dan Pantai Matahari, Sumenep. (poenk)

hcml Sumenep
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
admin
  • Website

Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss

Syafwan Wahyudi; Serapan Tembakau Lokal Jadi Kunci Kesejahteraan Petani

Berita Utama 27 Juli 2026

Klix.co.id, SUMENEP – Menjelang puncak musim panen tembakau 2026, Paguyuban Pengusaha Rokok (PPR) Kabupaten Sumenep…

Bupati Sumenep; “Kalender Event” 2026 Sukses Dongkrak Perkembangan di Berbagai Sektor

22 Juli 2026

Bupati Sumenep; Transformasi Pertanian Modern penting diterapkan dalam Perkuat Ketahanan Pangan

22 Juli 2026

RSUDMA Sumenep Terapkan Teknologi RFA untuk Tumor Tiroid Jinak

21 Juli 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Our Picks

Syafwan Wahyudi; Serapan Tembakau Lokal Jadi Kunci Kesejahteraan Petani

27 Juli 2026

Bupati Sumenep; “Kalender Event” 2026 Sukses Dongkrak Perkembangan di Berbagai Sektor

22 Juli 2026

Bupati Sumenep; Transformasi Pertanian Modern penting diterapkan dalam Perkuat Ketahanan Pangan

22 Juli 2026

RSUDMA Sumenep Terapkan Teknologi RFA untuk Tumor Tiroid Jinak

21 Juli 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
© 2026 klix.co.id / Hak Cipta Dilindungi Hukum
  • Home
  • World
  • Science
  • Health
  • Buy Now

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.