Sumenep, klix.co.id – Musim Penghujan menjadi Berkah tersendiri bagi masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir pantai. Salah satunya dirasakan oleh masyarakat Dusun Pesisir Padike, Desa Padike, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. 27/02/3023.
Sejumlah masyarakat yang hidup di bibir pantai selatan pulau poteran ini, bersyukur saat musim penghujan tiba, karena musim penghujan menjadi harapan untuk mendapatkan penghasilan, salah satunya budidaya rumput laut.
Ahmad jaelani, salah seorang petani rumput laut mengatakan, budidaya rumput laut setiap tahunnya sudah menjadi rutinitas pekerjaan di musim penghujan bagi masyarakat pesisir pantai desa padike.
“Masyarakat disini, memang sudah setiap tahun menjadi pembudidaya rumput laut, tapi hanya pada saat musim hujan tiba, sudah menjadi rutinitas bagi masyarakat,” tuturnya.
Saat ini, harga rumput laut cukup memgembirakan bagi masyarakat Desa Padike, sebab harganya cukup tinggi. Rumput laut yang dijadikan bibit mencapai 7.000 rupiah perkilo, sedangkan untuk di jual ke tengkulak sebesar 5.000 rupiah perkilo.
Pria yang akrab dipanggil Jai ini menambahkan, rumput laut secara normal bisa dua kali panen setiap bulannya. Dalam satu keramba biasanya bisa menghasilkan 4 sampai 5 kuintal setiap kali panen, tergantung besar kecilnya keramba.
“Kalau masyarakat di sini, biasanya dua kali panen setiap bulan, ada yang punya satu sampai lima keramba setiap orang. Dalam satu keramba bisa menghasilkan 4 sampai 5 kuintal,” ucapnya.
Sepanjang musim hujan, masyarakat pembudidaya rumput laut Desa Padike, bisa memiliki penghasilan hingga puluhan juta rupiah, terngantung rezeki dan banyaknya keramba rumput laut yang dimiliki oleh masyarakat. (Syaiful anwar/hem)
