Sumenep, klix.co.id – Sejak Tahun 2022 hingga Januari 2023, tercatat nyaris 500 Calon Jamaah Haji di Kabupaten Sumenep, Jawa timur, membatalkan atau menarik dana hajinya.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep Choironi Hidayat menyampaikan, sepanjang Tahun 2022 hingga Januari 2023 jumlah Calon Jamaah Haji yang membatalkan terdapat 498 oranga.
“Sudah ada 498 Calon Jamaah Haji yang membatalkan hajinya dengan menarik dananya, angka ini lebih satu kloter jika memakai satuan kloter,” ujarnya, Kamis (26/01/2023).
Sesuai data yang ada, pada tahun 2022 lalu, jumlah total pendaftar haji di kabupaten ujung timur Pulau Madura mencapai 1.327 Calon Jamaah Haji.
Choironi menambahkan, secara formal berbagai alasan para Calon Jamaah Haji menbatalkan haji, mulai dari kesehatan, ekonomi, hingga meninggal dunia.
“secara tidak formal, Calon Jamaah Haji yang membatalkan hajinya, ada indikasi lebih memilih berangkat umroh, karena terlalu lama menunggu antrian keberangkatan Haji ke Tanah Suci Mekkah,” pungkasnya. (Syaiful Anwar)
