Klix.co.id – SUMENEP, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep mengalokasikan anggaran cukup besar untuk pengadaan bibit tanaman pada tahun ini. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp2,1 miliar dan akan difokuskan untuk mendukung sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau.
Bibit tersebut rencananya akan disalurkan kepada kelompok tani (poktan) di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep sebagai bagian dari program bantuan rutin pemerintah daerah dalam menjaga produktivitas petani.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menjelaskan bahwa setiap tahun pihaknya memang menyediakan bantuan bibit tembakau bagi petani. Pada tahun anggaran ini, pemerintah kembali mengalokasikan dana khusus dengan nilai yang cukup signifikan.
“Untuk tahun ini memang ada anggaran khusus untuk bantuan bibit tembakau. Nilainya cukup besar,” ujar pejabat yang akrab disapa Inong itu.
Meski demikian, Inong mengaku belum melakukan pengecekan secara rinci terkait peruntukan anggaran Rp2,1 miliar tersebut. Menurutnya, pengadaan untuk komoditas tembakau biasanya tidak hanya mencakup benih, tetapi juga kebutuhan pendukung lainnya.
“Saya perlu cek lagi secara detail anggaran itu digunakan untuk apa saja. Biasanya bukan hanya benih, tapi bisa ada item lain,” jelasnya.
Ia menegaskan, bantuan tersebut tidak akan disalurkan secara perorangan, melainkan wajib melalui kelompok tani. Namun, hingga saat ini pihaknya belum memetakan secara pasti kelompok tani mana saja yang akan menerima bantuan tersebut.
“Yang jelas, penyalurannya harus melalui kelompok tani. Untuk kelompok mana saja, nanti akan kami tentukan,” pungkas Inong. (poenk)
