Sumenep, www.klix.co.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) memperkenalkan Aplikasi PETA-NI. Aplikasi tersebut dirancang untuk memetakan infrastruktur pertanian yang sudah ada dan yang baru dibangun.
Aplikasi yang diperkenalkan tersebut, diharapkan dapat mendukung perencanaan pertanian yang lebih efektif serta dapat dijadikan sebagai pemanfaatan sumber daya pertanian secara optimal.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan, aplikasi ini merupakan bentuk komitmen Pemkab untuk mendukung modernisasi pertanian di ujung timur pulau madura ini, (Jumat, 18/19/2024).
“Inilah bentuk komitmen kami dengan mengenalkan aplikasi PETA-NI, sehingga kami dan petani bisa mudah mendaptkan akurat mengenai kondisi infrastruktur pertanian sehingga pembangunan bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Dia menjelaskan, aplikasi PETA-NI akan memberikan kemudahan bagi petani dalam melaporkan permasalahan infrastruktur, seperti irigasi rusak atau akses jalan yang buruk.
Aplikasi tersebut, juga akan memudahkan Pemkab Sumenep dalam memonitor kondisi infrastruktur secara real-time, memungkinkan tindakan cepat dan tepat. aplikasi ini adalah langkah awal menuju pertanian berbasis data.
“Ke depan, kami berupaya mengembangkan fitur tambahan, seperti pemetaan lahan berdasarkan komoditas dan prediksi cuaca pertanian,” jelasnya.
Sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan karyawan DKPP Sumenep, dengan harapan teknologi ini dapat mengoptimalkan sektor pertanian di Kabupaten Sumenep. (poenk/luth)
