Close Menu
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Opini
  • Olahraga
  • Video
  • Trending

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

“Ujian Terberat Rasulullah SAW. Pasca Isra’ Mi’raj”

16 Januari 2026

Petugas Lapas Pamekasan Berhasil Gagalkan Penyeludupan Narkoba

15 Januari 2026

WBP Asimilasi Lapas Kelas IIA Pamekasan Panen Lele dan Pisang Untuk Program MBG

15 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • World
  • Science
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram
Klix
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Sosial & Budaya
  • Opini
  • Viral
Klix
Home » BBKK SURABAYA SIAGAKAN 10 AMBULANS UNTUK LAYANI JEMAAH HAJI YANG TIBA DI TANAH AIR

BBKK SURABAYA SIAGAKAN 10 AMBULANS UNTUK LAYANI JEMAAH HAJI YANG TIBA DI TANAH AIR

adminBy admin20 Juni 2024Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Pinterest Telegram Email WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sedati, klix.co.id – Jelang kepulangan Jemaah Haji ke tanah air, BBKK Surabaya sebagai institusi yang melakukan pelayanan kesehatan haji di Embarkasi Surabaya melakukan persiapan akhir. Kamis (20/6/2024).

Kedatangan pertama dijadwalkan pada Sabtu, 22 Juni 2024 pukul 21.05 WIB di Bandara Juanda.

Persiapan sarana dan prasarana kegawatdaruratan kesehatan menjadi hal penting dan krusial mengingat pada pelaksanaan ibadah haji, Jemaah banyak yang lansia dan memiliki faktor risiko

yang tinggi. Belum lagi, Ibadah haji merupakan ibadah fisik yang menguras tenaga. Kondisi alam yang jauh berbeda antara tanah suci dan Indonesia (suhu, cuaca, dll) juga menjadi faktor penentu kesehatan Jemaah haji. Kelelahan fisik dan lamanya penerbangan dari Arab Saudi ke Indonesia akan mempengaruhi status kesehatan Jemaah haji saat mendarat di Bandara Juanda. 

Oleh sebab itu, untuk antisipasi kegawatdaruratan kesehatan yang mungkin terjadi pada Jemaah Haji saat mendarat di Bandara Internasional Juanda, BBKK Surabaya menyiagakan setidaknya 10 Unit Ambulans. 

“Harapan kita semua Jemaah haji kembali ke tanah air dengan sehat, jadi haji mabrur,

namun tidak bisa dipungkiri faktor risiko kegawatdaruratan kesehatan ada, jadi sebagai bentuk antisipasi dan layanan, kami siapkan 10 Armada ambulans. Beberapa ambulans adalah kolaborasi dengan instansi dan mitra. Alhamdulilah, semua mendukung layanan kegawatdaruratan kesehatan haji,” Papar Dr. Rosidi Roslan, Kepala BBKK Surabaya saat ditemui di kantor.

Sebelum ambulans melakukan layanan kesehatan kegawatdaruratan medis, Dr. Rosidi pada Kamis pagi menyempatkan diri secara langsung memastikan semua armada tersebut siap dan dalam kondisi prima. Beliau menegaskan bahwa kecepatan dan kesiapan sarana menjadi penentu dalam mengatasi situasi kegawatdaruratan medis.

“Armada cukup. Tadi saya memastikan kondisinya prima. Dalam situasi kegawatdaruratan, kondisi sarana prasarana penting sekali. Kami berharap jika terjadi

kegawatdaruratan bisa mengantar jemaah secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya ke fasilitas pelayanan kesehatan,” sambungnya

Swab untuk Jemaah Haji bergejala Demam, Batuk, Pilek

Selain mempersiapkan sarana dan prasarana kegawatdaruratan kesehatan, BBKK Surabaya juga akan menjalankan tugas dan fungsi menjaga pintu masuk negara dari risiko penularan penyakit. Salah satunya adalah dengan melakukan pengawasan risiko penyakit menular yang masuk ke Indonesia di momen haji.

Untuk itu, BBKK Surabaya sudah menyiapkan sarpras untuk melakukan deteksi dan surveilans penyakit menular yang menyerang sistem pernafasan seperti Flu (ILI – Influenza Like Illness) melalui metode swab. Yang dilakukan adalah swab antigen untuk deteksi covid-19, serta pengiriman sampel ke Laboratorium untuk deteksi virus lain. Proses swab diterapkan pada Jemaah haji yang terdeteksi memiliki gejala penyait menular seperti demam, batuk dan pilek (Penyakit yang menyerang sistem pernapasan).

“Kita juga akan melakukan swab ke semua Jemaah haji yang sakit dengan gejala demam, batuk pilek. Tapi jangan takut, ini merupakan prosedur kewaspadaan, agar kita bisa memetakan jenis penyakit menular yang masuk ke Indonesia dari luar negeri termasuk dari tanah suci. Kita gunakan sebagai pemetaan faktor risiko, serta sebagai bahan penanggulangan jika terjadi kondisi luar biasa. Tidak perlu khawatir” Ungkap Rosidi.

Prosedur swab dilakukan dengan dua kondisi. Yang pertama dilakukan pada Jemaah emergency yang saat di bandara akan dirujuk ke Rumah Sakit Swab dilakukan di Bandara Juanda karena Jemaah tidak ke asrama haji, embarkasi Surabaya. Yang kedua dilakukan pada Jemaah saat pemeriksaan kesehatan di Embarkasi Surabaya pasca kedatangan. Swab dilakukan pada Jemaah haji yang terdeteksi thermal scanner denganbsuhu tubuh 38 derajat celcius, atau secara visual bergejala batuk pilek.

“Deteksi suhu tubuh melalui thermal scanner akan kita lakukan di hall penerimaan di

Asrama Haji. Namun bukan itu satu-satunya deteksi. Petugas medis di hall penerimaan juga akan melakukan screening Jemaah yang perlu di swab,” Pungkasnya.

Sanitasi Pesawat

Selain melakukan screening penyakit menular pada manusia, BBKK Surabaya juga melakukan pengawasan alat angkut untuk pencegahan penyakit menular yang mungkin

‘terbawa’ oleh pesawat melalui vektor atau binatang pembawa penyakit, maupun melalui sanitasi. Oleh sebab itu, petugas sanitarian akan melakukan pemeriksaan pada setiap pesawat yang membawa Jemaah haji pulang ke Indonesia.

Sebenarnya, tugas ini sudah dilakukan saat embarkasi atau proses pemberangkatan.

Yang diperiksa pun serupa yakni kabin penumpang, kompartemen toilet, tempat penyimpanan makanan (galley), pembuangan kotoran cair, penanganan penyediaan air, keadaan makanan secara fisik, dan keberadaan serangga dan binatang pengganggu.

“Sanitarian kita selalu stand by di Bandara untuk naik turun pesawat yang membawa

Jemaah haji. Setiap pesawat kita cek. Mulai dari kebersihan kabin, kualitas air, hingga ke semprotan serangga pun kita periksa,” Ujarnya. 

Untuk pelayanan kesehatan haji, Dr. Rosidi mengungkapkan pihaknya telah mempersiapkan sekitar 62 petugas yang akan memberikan pelayanan terbaiknya.

“Semoga debarkasi lancar. Jemaah sehat semua sampai tiba di rumah masing-masing.” Tutupnya. (ross/poenk)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
admin
  • Website

Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss

“Ujian Terberat Rasulullah SAW. Pasca Isra’ Mi’raj”

Uncategorized 16 Januari 2026

Oleh : Abdul Rahem* Ketika Logika Tak Lagi Mampu Menjelaskan. Pagi Itu, Iman Mereka Diguncang…

Petugas Lapas Pamekasan Berhasil Gagalkan Penyeludupan Narkoba

15 Januari 2026

WBP Asimilasi Lapas Kelas IIA Pamekasan Panen Lele dan Pisang Untuk Program MBG

15 Januari 2026

Pelaku Penjambretan di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

12 Januari 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
Our Picks

“Ujian Terberat Rasulullah SAW. Pasca Isra’ Mi’raj”

16 Januari 2026

Petugas Lapas Pamekasan Berhasil Gagalkan Penyeludupan Narkoba

15 Januari 2026

WBP Asimilasi Lapas Kelas IIA Pamekasan Panen Lele dan Pisang Untuk Program MBG

15 Januari 2026

Pelaku Penjambretan di Pamekasan Terancam 15 Tahun Penjara

12 Januari 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
© 2026 klix.co.id / Hak Cipta Dilindungi Hukum
  • Home
  • World
  • Science
  • Health
  • Buy Now

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.